I'm Anonymous
ini adalah blog seorang anynomous.. seorang yang berlalu lalang di luasnya dunia maya.. yap..ini dunia ku..terlahir di sini dan akan mati di sini. tempat ku mencari apa yang kubutuhkan selama ini.

sertifikasi office gratis dan online

Category: By tommz anonymous
Baru-baru ini microsoft dan PC media berkerja sama dan membuat suatu web yang menyediakan fitur sertifikasi microsoft office secara gratis dan online....
yah lumayan lah klo saya bilang sertifikasih ini,itung itung menambah nilai dalam CV kalau untuk melamar kerja :)

ini adalah link website tersebut : http://sertifikasioffice.com/
untuk info buka lah web tersebut menggunakan browser Inernet Explorer 5 keatas...
saya juga kurang tahu kenapa web tersebuat tidak jalan jika kita membukanya dengan browser lain.. ( apa ini hanya akal-akalan microsoft dan pc media agar kita menggunakan IE ?? )

dan untuk soal kebanyakan adalah multiple choises dan mengenai shortcut dan penggunaan fasilitas di dalam perangkat office...

untuk saat ini sertifikasi yang tersedia hanya sertifikasi microsoft office excel...
yah semoga saja akan bertambah lagi sertifikasi-sertifikasi online semacam ini dengan materi yang meliputi bidang komputerisasi seperti linux,windows server,jaringan,cisco dan lainnnya..

*hanya bisa berharap*
 

Hah ???? Kegiatan Sex Membakar Kalori ??

Category: By tommz anonymous
Sumpah euy baru tau...tadi dapet kiriman email dari teman tentang kegiatan sexsual..eh ga taunya sama aja kya olahraga kalorinya* hehehe...jadi niat jahat,klo gtu mending melakukan kegiatan sex aja yah daripada olahraga..secara gw jarang olahraga paling olahraga otak doang :D *
darimana data2 itu valid ?? ternyata Journal of Sex Offerer and Offender melakukan survey tentang kegiatan seksual...
dan ini lah datanya...

MENANGGALKAN PAKAIANNYA
Dengan persetujuannya ...... 12 kalori
Tanpa persetujuannya ...... 187 kalori

MENANGGALKAN KUTANGNYA

Dengan kedua tangan ...... 8 kalori
Dengan satu tangan ...... 12 kalori
Dengan gigi Anda ...... 85 kalori

MENGENAKAN KONDOM

Sedang ereksi ...... 6 kalori
Tidak sedang ereksi ...... 315 kalori

PEMANASAN

Mencoba mencari klitoris...... 8 kalori
Mencoba mencari G-Spot ...... 92 kalori

POSISI

Konvensional (atas-bawah)...... 12 kalori
Posisi 69 (berbaring) ...... 78 kalori
Posisi 69 (berdiri) ...... 112 kalori
Posisi duduk ...... 216 kalori
Gaya anjing ...... 326 kalori
Gaya Kandil Italia (Italian Chandelier)...... 912 kalori

ORGASME

Orgasme betulan ...... 112 kalori
Orgasme palsu ...... 315 kalori

PASCA ORGASME

Berbaring berpelukan ...... 18 kalori
Cepat-cepat turun dari ranjang ...... 36 kalori
Menjelaskan kepadanya kenapa harus cepat-cepat turun dari ranjang...... 816 kalori

MENGALAMI EREKSI KEDUA

20 - 29 tahun ...... 36 kalori
30 - 39 tahun ...... 80 kalori
40 - 49 tahun ...... 124 kalori
50 - 59 tahun ...... 972 kalori
60 - 69 tahun ...... 2916 kalori
70 - diatasnya ...... hasilnya masih belum keluar

BERPAKAIAN SESUDAHNYA

Dengan tenang ...... 32 kalori
Dengan tergesa-gesa ...... 98 kalori
Sementara ayahnya menggedor-gedor pintu ...... 1218 kalori
Sementara istri Anda menggedor-gedor pintu...... 3521 kalori

yah boleh percaya boleh ngga tapi ya ini lah faktanya :)
 

Organisasi V.O.C di Asia Part 2

Category: By tommz anonymous
melanjutkan posting part 1...
saya akan membuat part 2 tentunya..
hehehhe...
ini lah part 2...


Batavia sebagai pusat administrasi

Semua kantor di Asia (termasuk yang berada di Cape of Good Hope) berkantor pusat di Batavia. Pada waktu yang bersamaan Batavia merupakan daerah terpenting, dan untuk beberapa waktu selama abad ke-17 menjadi satu-satunya pelabuhan kedatangan dan pemberangkatan kapal ke dan dari Eropa. Komunikasi di antara para direktur di republik dengan berbagai kantor dilakukan terutama oleh gubernur jenderal dan dewan.


Ada beberapa pengecualian dalam kebijakan ini. Kantor VOC di Gamron (Persia) dan beberapa kali kantor-kantornya di India melakukan korespondensi dengan para direktur di negeri induk melalui darat, via Levant. Di samping itu, setelah pendirian kantor di Cape of Good Hope, ada banyak perubahan dalam korespondensi di antara para administratur di sana dengan para direktur di republik. Akhirnya, kadang-kadang pelabuhan-pelabuhan selain Batavia yang terlibat perdagangan Asia-Eropa ada korespondensi surat secara langsung di antara para direktur dan beberapa kantor khusus.


Heren XVII telah memberi persetujuannya untuk perdagangan ini agar bisa mencukupi peningkatan permintaan lada yang begitu cepat untuk pasaran Eropa dari Malabar yang diimpor melalui Ceylon. Lebih jauh lagi, rute ini telah menambah keuntungan bahwa kayu manis dari Ceylon dipasarkan ke Eropa lebih cepat, dan oleh karena itu tidak diperlukan pelayaran. Jadi, ini merupakan kondisi yang lebih baik.


Setelah Ceylon berhasil menjamin sebuah hubungan langsung dengan negeri induk, persaingan sengit muncul ke permukaan antara gubenur di pulau itu, Rijklof van Goens, dan gubernur jenderal dan dewan. Van Goen percaya bahwa Ceylon, atau lebih tepatnya kota Galle, darimana kapal-kapal yang akan kembali diberangkatkan, akan melayani lebih baik sebagai pelabuhan peristirahatan dibandingkan dengan Batavia untuk kantor-kantor perusahaan di kawasan Hindia. Hasil dari upaya ini, kadang-kadang kapal yang berlayar dari Ceylon muatannya jauh lebih banyak dibandingkan dari Batavia. Dengan mengacu pada permasalahan ini, para direktur memutuskan untuk meningkatkan directe vaart (perdagangan langsung) ke Coromandel dan Bengal. Ini, bagaimanapun juga, tidak menjamin sebuah keberhasilan, sebab Batavia tidak mendukung kebijakan ini dan ada kemungkinan akan “mengganggu”-nya.


Perubahan dalam perdagangan selama abad ke-18 telah membawa perubahan dalam pelayaran. Selama awal dekade ketiga, yang dikenal dengan pelayaran kopi, kapal-kapal berlayar secara rutin dari Mocca di Laut Merah melalui Galle kembali ke negeri Belanda. Lebih penting lagi, setelah sebuah perdebatan sengit antara Heren XVII dengan gubenur jenderal dan dewan, di tahun 1720 sebuah jalur langsung dimulai antara negeri Belanda dengan Canton. Sejak 1733 kamar Amsterdam dan Zeeland mengirim 13 kapal ke Canton.


Jalur pelayaran dan korespondensi langsung antara negeri induk dengan kantor-kantor di India yang ternyata tidak merubah posisi Batavia sebagai kantor pusat VOC di Asia. Batavia tetap menjadi pusat administrasi dan pembukuan. Lebih jauh lagi, gubernur jenderal dan dewan di Batavia meneruskan untuk menggandakan semua korespondensi dengan semua bawahan VOC di seluruh kantor-kantornya kepada para direktur di Negeri Belanda, termasuk pertukaran dengan Ceylon, Canton, dan Bengal.


Gubernur jenderal dan dewan dalam pekerjaan sehari-hari dibantu oleh generale secretarie (general administration/administrasi umum). Sekretaris untuk gubernur jenderal dan dewan, merupakan orang yang mengepalai generale secretarie, yang datang dalam rapat Raad van Indie dan menyusun resolutie (proceedings/laporan rapat). Baik sekretaris sendiri maupun orang kedua dalam secretarie, adalah: seorang pegawai yang berpangkat koopman (merchant/pedagang), yang mencatat pula semua aktivitas dalam dagregister (diary/catatan harian). Banyak juru tulis dipekerjakan di secretarie untuk menangani begitu banyak kertas kerja yang dibutuhkan dalam korespondensi dengan semua kantor di Asia dan kamar-kamar dagang di negeri induk.


Directeur generaal bertanggung-jawab terhadap perdagangan dan pelayaran di seluruh wilayah perdagangan VOC di Asia. Tentu saja, dia diharapkan membahas berbagai hal penting seperti yang ada dalam himpunan eis, untuk barang-barang dan kebutuhan uang dari negeri induk untuk dewan. Gudang-gudang di Batavia, baik untuk perdagangan maupun untuk persediaan, kantor pembayaran, dan menyediakan uang di bawah pengawasannya. Dia dibantu oleh dua opperkooplieden van het casteel (senior merchants of the castles/pedagang senior di dalam benteng). Dari tahun 1664, tugasnya dibagi dalam dua tugas resmi, yaitu: pertama atau yang tertua adalah: mengadministrasikan barang-barang yang dikirim oleh kantor-kantor di Asia, ketika bawahannya sedang menyiapkan barang-barang yang akan dikirimkan dari Batavia. Untuk mengantisipasi perkembangan bidang tugasnya pada waktu itu, negotiekantoor (trade office/kantor dagang), yang mereka pimpin.


Boekhouder generaal (accountant general/akuntan umum) juga berada di bawah director-general. Di sinilah pembukuan perdagangan dari kantor-kantor dagang dan accountant-general dibuat untuk menyelesaikan generaal journaal (general journal/jurnal umum). Generaal grootboek (buku besar umum), copy yang akan dikirimkan ke kamar Amsterdam dan Zeeland. Lebih jauh lagi, accountant-general juga mengurusi berbagai kargo yang diterima dari negeri induk, demikian juga dengan retourgoederen (return wares) yang akan dikirim ke negeri induk. Bevindingen op de eisen (notes on the orders/catatan permintaan barang), yang telah mulai dikirimkan sejak perempat abad terakhir abad ke-17, juga disiapkan oleh kantor accountant general. Ketika kapal-kapal membongkar barang di Batavia sebuah pemeriksaan akan dilakukan untuk mencek barang-barang apakah barang-barang yang diterima dari pengiriman itu sesuai dengan kebutuhan atau pesanan dari gubernur jenderal dan dewan, dengan mengacu pada keputusan Heren XVII. Di saat semuanya ini berlangsung, pesanan asli beserta sebuah laporan dengan beberapa kelebihan dan kekurangannya dikirimkan kembali ke negeri induk, kemudian para direktur bisa melihat dimana mereka atau kamar-kamar dagang telah lalai.


Terlepas dari ini, dari pekerjaan accountant general dapat disimpulkan bahwa di Asia, berlawanan dengan di negeri induk, sistem akuntansi sangat terpusat. Sistem ini dikerjakan tanpa memiliki kaitan dengan kamar-kamar dagang yang ada di negeri induk. Alasan di balik semuanya ini sangatlah rasional, yaitu: sebagai factorij, kantor-kantor dagang yang beroperasi di Asia bertanggung jawab kepada perusahaan yang ada di negeri induk dipandang sebagai unit, dan sistem keuangannya mengacu pada Generale Oostindische Compagnie (General East India Company). Biaya-biaya yang dikeluarkan di Asia dibagi dalam lima item, yaitu:

1. pembiayaan umum, pembayaran.
2. biaya untuk kapal.
3. pertahanan.
4. schenkagie (hadiah).

Di bawah pemasukan (income), sebuah pembedaan dibuat antara pemasukan dari perdagangan dan yang diperoleh dari berbagai macam pajak dan generale winsten (keuntungan umum) dan generale inkomsten (pemasukan secara umum). Di abad ke-18 beberapa bagian dari pembiayaan dan pemasukan ditambahkan dalam buku-buku tersebut, namun sistemnya sendiri tidak berubah. Generale Missiven juga berisi data-data finansial tentang bisnis di Asia. Penyusunan jurnal umum kadang-kadang bisa membutuhkan proses yang panjang dan oleh karena itu bagian pembukuan harus cepat-cepat mengumpulkan bahan-bahannya, untuk kemudian dikirimkan ke kantor-kantor cabang dan harus menggambarkan “balance” dari pemasukan dan pembelanjaan masing-masing kantor. Data-data itu harus dikirimkan dengan kapal yang berlayar kembali di bulan Desember atau Februari sebagai bagian dari generale missive. Buku keuangan yang sebenarnya baru tiba lebih dari setahun kemudian.


Visitateur Generaal, adalah: orang yang berada di bawah director-general juga, dan memiliki tugas mengawasi pembukuan dan administrasi finansial di Asia. Dia juga bertugas memeriksa consumptie-rekeningen, setelah tiba di negeri induk.


Tugas utama Batavia dalam perdagangan di Asia adalah membuat semuanya jelas, tidak hanya dalam masalah administrasi, namun juga harus mampu menunjukkan sebuah administrasi personel yang sama bagusnya. Kantor pembayaran mempekerjakan sejumlah orang yang mengurusi seluruh perdagangan di Asia dan untuk kepentingan ini setiap kantor wajib mengirimkan informasi. Setelah tahun 1689 sebuah copy daftar pegawai VOC di Asia setiap tahun dikirim ke negeri induk.


Batavia juga menjadi kedudukan Raad van Justitie. Pimpinan lembaga ini juga anggota Raad van Indie. Lebih jauh lagi, ke-tujuh anggota dewan ini diangkat oleh Heren XVII. Di Batavia, fiscaals memiliki dua tugas, yaitu: mendeteksi kriminalitas dan bertindak sebagai penuntut.


Agar bisa memainkan peran di jalur maritim, Batavia diwajibkan menyediakan infrastruktur, seperti: galangan kapal, gudang, para pekerja, dan lain-lain. Tidak semua kapal baru dibangun di Batavia, namun banyak pemeliharaan dan perbaikan kapal dilaksanakan. Fasilitas perkapalan itu dibangun di Pulau Onrust. Berbagai pekerjaan dan kapal di tempat ini diawasi oleh equipagemeester (master of the equipage).


Tentu saja, Batavia juga menyiapkan sebuah lembaga administratif untuk Batavia sendiri. Lembaga-lembaga itu tampaknya merupakan duplikat dari lembaga serupa di negeri Belanda. Lembaga-lembaga itu adalah:

1. College van schepenen.
2. College van weesmeesteren.
3. Heemraden.


Permasalahan publik akan diurusi oleh baljuw (bailiff) dan stafnya yang disebut kaffers. Gubernur jenderal dan dewan memerankan peran yang sangat besar dalam struktur ini. Presiden lembaga ini selalu menjadi anggota Raad van Indie.

Langgeng Sulistyobudi
Arsiparis di SUBDIT Pengolahan Arsip Konvensional
Sebelum Tahun 1945
Arsip Nasional Republik Indonesia-Jakarta

 

Organisasi V.O.C di Asia Part 1

Category: By tommz anonymous
okey saat ini saya coba mengungkap satu buah sejarah...
awalnya sih ngga sengaja coba bersihin email ( saya biasa menyimpan artikel2 atau data2 penting saya di email,makanya punya banyak acc email :D ).
okey sumber materi ini dari Langgeng Sulistyobudi yang mengambil sumber dari Arisparis Arsip Nasional R.I. 2004.


berikut adalah isinya dan posting ini akan saya buat menjadi beberapa bagian.

VOC dibentuk pada tahun 1602. Pada dasarnya VOC merupakan penyatuan dari berbagai kamar dagang besar yang ada di Belanda. Proses penyatuan itu sangat didukung oleh pemerintah Belanda, khususnya Staten Generaal. Upaya itu dilaksanakan dalam situasi Belanda berperang dengan Spanyol. Diharapkan VOC bisa menyaingi kepentingan dagang Portugis dan Spanyol.


Organisasi di Negeri Belanda ditetapkan oleh Staten Generaal melalui sebuah dokumen resmi, atau yang lebih dikenal dengan octrooi. Dalam ketentuan itu disusun organisasi VOC di Negeri Belanda, sedangkan bagaimana organisasi di seberang lautan (Asia) tidak ditentukan sama sekali. Hal itu disebabkan karena dari awal tidak terpikirkan untuk menguasai daerah.


Dalam octrooi itu ditetapkan pula untuk melakukan monopoli. VOC adalah satu-satunya badan yang boleh mengirimkan kapal ke daerah sebelah timur Tanjung Harapan. Dalam melaksanakan aktivitasnya, VOC mengalami beberapa perubahan, khususnya yang berkaitan dengan:


1. Adanya monopoli dalam rempah-rempah.
2. Perkembangan perdagangan di Asia.
3. Perkembangan kekuasaan wilayah, terutama di Jawa dan Ceylon.
4. Pertumbuhan yang pesat dari perdagangan Asia dan Eropa dalam abad ke-18.

Sedangkan, organisasi VOC dibedakan dalam:

1. Organisasi di Negeri Belanda.
2. Hubungan dengan staten general.

3. Organisasi dan pemerintahannya di Asia.


Di dalam ketetapan atau octrooi itu VOC diperbolehkan melakukan:

1. Membangun benteng di kawasan Asia.
2. Mempekerjakan/membangun kekuatan militer.
3. Membuat perjanjian dengan penguasa di Asia.
4. Melakukan tindakan peradilan.

Pengiriman armada pertama keluar Belanda setelah tahun 1602 jauh lebih kuat daripada armada yang pernah dikirimkan. Pengerahan senjata ke Asia dimungkinkan untuk memenangkan peperangan di wilayah ini, khususnya untuk melawan Portugis. Di tahun 1609 para direktur memutuskan untuk menempatkan kekuasaan tertinggi di Asia di tangan Gubernur Jenderal yang dibantu oleh sebuah dewan penasehat atau lebih dikenal dengan Raad van Indie.

Setelah beberapa kali pertempuran, Batavia dibangun pada sekitar tahun 1619 di sebuah tempat yang kemudian menjadi pelabuhan di Jakarta. Tempat ini akhirnya menjadi tempat kedudukan Gubernur Jenderal dan dewan yang kemudian dikenal dengan Hoge Regering. Jakarta atau Batavia menjadi pusat administrasi dan istirahat jalur perdagangan kapal-kapal VOC.

Gubernur jenderal tidak memiliki kekuasaan yang mutlak, namun sebenarnya dia orang “pertama” dalam dewan. Dia tidak bisa memutuskan sesuatu yang penting tanpa sepengetahuan dewan. Generaal Directeur adalah orang kedua dalam struktur ini. Dia memiliki kekuasaan pengawasan tertinggi dalam seluruh perdagangan VOC di Asia. Seorang visitateur generaal adalah salah satu dari anggota dewan yang akan mengawasi keuangan. Seseorang akan memangku jabatan presiden Raad van Justitie, yang lain akan berkonsentrasi di bidang militer, dan pelayaran. Pada kenyataannya sangatlah sulit mengelola sebuah organisasi. Ada banyak waktu luang sebagai akibat banyaknya waktu pemberangkatan (kapal) atau kematian. Pada anggota dewan menikmati nyamannya jabatan anggota dewan.


Korespondensi antara gubernur jenderal dengan dewan dan beberapa perwakilan VOC di Asia dibagi rata di antara para penasehat. Generale Missive, yang dilaporkan oleh gubernur jenderal dan dewan kepada Heren XVII mengenai perdagangan yang dilakukan VOC, juga dibuat menurut pembagian dari beschrivinge dari kantor-kantor yang berada di luar Batavia. Masing-masing anggota akan membubuhkan tanda-tangannya apabila sudah dicapai kata sepakat mengenai isi missive ini. Gubernur jenderal dan dewan menghimpun generale eis van Indie, dimana seluruh kebutuhan uang, barang, kapal, dan awal kapal untuk kepentingan bisnis VOC di seberang lautan disusun. Gubernur jenderal dan dewan memiliki kekuasaan untuk menentukan pengurangan atau peningkatannya sesuai dengan pertimbangan mereka. Untuk beberapa tahun, pada paruh kedua abad ke-17, hanya Ceylon yang diijinkan mengajukan permintaan langsung kepada Heren XVII.


Dalam generale instructie tahun 1650, para direktur membedakan tiga kategori masalah yang berkaitan dengan kantor-kantor VOC di luar Batavia, yaitu:


1. Perdagangan yang dimenangkan VOC dengan eigen conqueste, seperti: Kepulauan Banda dan Formosa.
2. Perdagangan yang dilakukan dengan didukung oleh kontrak resmi dengan para penguasa lokal, seperti: Ternate, dan Amboina (Ambon dan sekitarnya).
3. Perdagangan yang dilakukan di bawah dukungan yang ditandatangani oleh para penguasa Asia, yang kemudian akan menjadi partner dagangnya di Asia

.

Para pimpinan daerah VOC, yang berkuasa di seluruh wilayah kekuasaannya di kawasan “timur” adalah:


1. Gubernur, sampai

tahun 1685, adalah: Ambon, Banda, Maluku (Ternate), Coromandel, Ceylon, dan Malaka. Satu abad kemudian Cape of Good Hope, Pantai Utara Jawa, dan Makassar juga berada di bawah kekuasaan seorang gubernur.
2. Directeur, meliputi: Bengal, Souratte, dan Persia.
3. Commandeur, meliputi: Malabar, dan pantai barat Sumatra (Padang).
4. Resident, berkuasa di daerah: Cheribon, Banjarmasin, dan Palembang.
5. Opperhoofd, memimpin daerah: Jepang dan Timor.

Jabatan-jabatan ini tidak memiliki kekuasaan mutlak, namun lebih sebagai kepanjangan tangan gubernur jenderal. Gubernur jenderal, seperti telah disebut di depan, merupakan orang pertama dalam dewan. Dewan inilah yang akan mengambil keputusan penting. Orang kedua adalah: opperkoopman (pedagang senior) yang memimpin perdagangan. Lebih jauh lagi, dewan juga harus mengisi pos jabatan komandan militer, kepala pembukuan, dan fiscaal (yang akan memimpin penyelidikan terhadap penipuan dan kriminalitas lainnya). Dalam pelaksanaannya susunan dewan ini sedikit berbeda.

 

Yang Menarik dari Uang Rp.1.000,- Indonesia

Category: By tommz anonymous
ga sengaja tadi pagi buka salah satu forum yaitu kaskus.us,eh ga taunya ada artikel menarik yang dulu pernah saya denger juga..
okey artikel itu adalah ...


Adanya lambang Friendster friendster di uang seribu rupiah kita.
percaya ga percaya tapi ya harus percaya..
okey mari kita bahas....

ini uang 1000annnya :
seceng

nah kelihatan ga oleh kalian dimana logo friendster itu ?????
udah keliatan ???
nah okey klo udah penasaran...

inilah logo friendsternya :)

Photobucket
yap...entah kebetulan atau kesengajaan tapi klo di pikir2 banyak loh yang aneh2 dari kluaran pemerintah kita...memang itu lah salah satu faktor yang membuat orang menjadi pengoleksi barang2 dari indonesia :)
jadi makin cinta indonesia nih :)
 

yap...posting pertama

Category: By tommz anonymous
huff....akhirnya tercipta juga sebuah blog...
memang pada awalnya saya malas untuk membuat blog ( karna males nulis :P )
saya lebih suka membaca daripada menulis.
so...
karna sudah tercipta blog ini maka mau ga mau harus nulis..
okey,nantikan post post dari saya di blog ini :D